Payung Teduh

Bekasi, (IndieMusic) - Dibentuk tahun 2007, dimana pada awalnya band ini hanya beranggotakan dua orang; Is pada Gitar dan Vokal, sementara Comi pada Bass. Mereka beremu saat sama-sama di kelompok teatre Pagupon di Universitas Indonesia (UI).

Diawali untuk memenuhi kebutuhan musik bagi teater dimana mereka bernaung, ditambah seringnya mereka nongkrong di kampus sambil bermain alat musik seadanya, mulailah ide tersebut tercetus. 

Dengan jalannya waktu, sekitar tahun 2008,  Payung Teduh yang awalnya hanya berdua, kemudian mengubah formasi menjadi empat personil. Ivan bergabung sebagai guitalele, dan Cito sebagai pemain Drum. Mereka berempat sama-sama dari teater Pagupon.

Berawal dari acara festival film Perancis di UI, dimana mereka sudah sepakat menjadi sebuah band, tetapi belum memiliki nama, dimana pada festival tersebut, mereka mendapat kesempatan untuk manggung.

Tiba-tiba ada teman sekampus yang memberi nama Payung Teduh. Hal ini dikarenakan, mereka sering nongkrong di Payung yang terletak di halaman kampus, dimana fungsi payung itu sendiri memberi perlindungan saat Hujan dan terik Matahari.

Dengan nama Payung Teduh, ternyata mereka merasa sinkron dengan Nada dan Warna Musik mereka sendiri. Dengan alunan yang mendayu membuat hati adem, dalam lirik beberapa lagu juga menggambarkan suasanan ketika hujan. misalnya pertama saat terbentuknya band ini yaitu Angin Pujaan Hujan. (DE) | Foto : Istimewa